Mengenal Seluk-Beluk Dunia Internet: Istilah Lengkap yang Wajib Kamu Tahu!

Pelajari seluk-beluk dunia internet! Temukan istilah-istilah penting & lengkap yang wajib kamu ketahui. Panduan komprehensif untuk pemula hingga ahli.

EL Creative Academy
·
± 10 Menit Dibaca
·
249 Dibaca

Internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern. Setiap hari, kita membuka website, menonton video streaming, mengirim pesan instan, hingga melakukan transaksi online — semuanya terjadi dalam hitungan detik, bahkan tanpa kita sadari betapa kompleks infrastruktur di balik layar itu bekerja.

Namun, tahukah kamu apa itu IP Address, DNS, VPN, atau PPPoE? Atau bagaimana sebuah Browser bisa menerjemahkan nama domain menjadi tampilan visual yang kamu nikmati? Bagi banyak orang, istilah-istilah seperti ini terdengar asing dan teknis, padahal pemahaman dasar tentangnya bisa sangat berguna — terutama untuk pelajar, pengguna aktif internet, hingga profesional IT.

Artikel ini akan membahas secara lengkap, sistematis, dan mudah dipahami berbagai istilah dalam dunia internet, mulai dari hal dasar seperti pengertian internet dan website, hingga topik yang lebih teknis seperti jaringan LAN / WAN, keamanan digital, hingga protokol koneksi.

Dasar-Dasar Internet

Internet

Internet adalah jaringan global yang menghubungkan jutaan komputer dan perangkat lain di seluruh dunia. Awalnya dikembangkan sebagai proyek ARPANET oleh Departemen Pertahanan AS pada akhir 1960-an, tujuannya adalah menciptakan jaringan komunikasi tahan gangguan. Kini, internet menjadi tulang punggung komunikasi, perdagangan, pendidikan, dan hiburan.

Website

Website adalah kumpulan halaman yang saling terhubung dan dapat diakses melalui internet menggunakan Browser. Website pertama kali diperkenalkan pada tahun 1991 oleh Tim Berners-Lee di CERN. Tujuannya adalah menyajikan informasi dalam bentuk dokumen HTML (HyperText Markup Language) yang bisa diakses siapa saja dan kapan saja.

Webpage

Webpage adalah satu halaman dari sebuah Website. Setiap webpage memiliki URL (Uniform Resource Locator) unik dan biasanya ditulis menggunakan HTML (HyperText Markup Language). Webpage bisa berisi teks, gambar, video, dan elemen interaktif lainnya.

URL (Uniform Resource Locator)

Uniform Resource Locator (URL) adalah alamat yang digunakan untuk mengakses sumber daya di internet, seperti Halaman Web. URL mencakup protokol (HTTP/HTTPS), domain, dan path.

Browser

Browser adalah perangkat lunak atau Software yang digunakan untuk mengakses dan menampilkan konten di internet. Contoh: Google Chrome, Mozilla Firefox dan Apple Safari. Browser mengirimkan permintaan atau Request ke server menggunakan protokol HTTP/HTTPS dan menampilkan hasilnya kepada pengguna.

Search Engine

Search Engine adalah sistem perangkat lunak atau Software yang digunakan untuk mencari informasi di internet berdasarkan kata kunci atau Keywords. Contoh: Google dan Bing. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 1990-an, mesin pencari berfungsi mengindeks miliaran Halaman Web dan menampilkan hasil yang relevan.

Jaringan dan Akses Internet

LAN (Local Area Network)

Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer yang terbatas dalam area kecil, seperti rumah atau kantor. Diciptakan untuk memudahkan berbagi sumber daya seperti printer, file, dan koneksi internet antar perangkat dalam area terbatas.

WAN (Wide Area Network)

Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang mencakup area geografis yang luas, seperti antar kota atau negara. WAN biasanya dimiliki dan dikelola oleh ISP (Internet Service Provider). Contoh paling umum dari WAN adalah internet itu sendiri.

Ethernet

Ethernet adalah teknologi jaringan kabel yang umum digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam LAN. Dikembangkan sejak 1970-an, Ethernet menyediakan standar komunikasi data yang cepat dan stabil.

IP Address

IP Address adalah alamat numerik unik yang digunakan untuk mengidentifikasi perangkat dalam jaringan. Ada dua versi: IPv4 (misalnya 192.168.0.1) dan IPv6 (lebih panjang). Tanpa IP, data tidak bisa dikirim ke tujuan yang benar.

IP Mask (Subnet Mask)

IP Mask digunakan untuk membagi jaringan menjadi beberapa sub-jaringan (subnet). Ini membantu mengatur lalu lintas jaringan dan menentukan apakah dua IP berada di jaringan yang sama.

IP Address Pool

IP Address Pool adalah kumpulan alamat IP yang tersedia untuk diberikan ke perangkat secara otomatis melalui DHCP. Ini digunakan dalam jaringan dinamis agar perangkat bisa terhubung dengan cepat tanpa konfigurasi manual.

IPv4 (Internet Protocol version 4)

Internet Protocol version 4 (IPv4) adalah versi IP yang paling umum digunakan sejak awal internet. Menggunakan format 32-bit yang mampu menyediakan sekitar 4,3 miliar alamat unik. Karena keterbatasan jumlah, dikembangkan IPv6.

IPv6 (Internet Protocol version 6)

Internet Protocol version 6 (IPv6) adalah versi terbaru dari IP yang menggunakan format 128-bit. Diperkenalkan karena IPv4 hampir habis. IPv6 memungkinkan lebih banyak alamat, keamanan lebih baik, dan konfigurasi otomatis.

Gateway

Gateway adalah perangkat yang menjadi pintu gerbang antara jaringan lokal dan jaringan eksternal seperti internet. Fungsi utamanya adalah meneruskan lalu lintas data antara dua jaringan dengan protokol berbeda.

DNS (Domain Name System)

Domain Name System (DNS) adalah sistem yang menerjemahkan nama domain (misal: google.com) menjadi IP Address. DNS diciptakan karena manusia lebih mudah mengingat nama dibandingkan angka IP. Tanpa DNS, kita harus mengetik IP manual untuk mengakses situs.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah protokol yang secara otomatis memberikan alamat IP dan informasi jaringan lainnya ke perangkat yang baru terhubung. Ini mempermudah pengguna karena tidak perlu mengatur IP secara manual.

IP Address Lease Time

Lease Time adalah durasi peminjaman IP dari DHCP ke perangkat. Setelah waktu habis, perangkat akan meminta IP baru atau memperbarui yang lama. Ini mengatur efisiensi dan distribusi IP dalam jaringan.

MAC Address (Media Access Control)

Media Access Control (MAC Address) adalah alamat fisik unik yang diberikan ke setiap kartu jaringan. Digunakan untuk identifikasi perangkat dalam jaringan lokal. MAC tidak berubah meski perangkat pindah jaringan.

Port Isolation

Port Isolation adalah fitur di switch jaringan yang mencegah komunikasi langsung antar port tertentu. Digunakan untuk meningkatkan keamanan dengan memisahkan perangkat dalam jaringan.

PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet)

Point-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE) adalah protokol yang menggabungkan PPP (untuk autentikasi) dengan Ethernet. Banyak digunakan oleh ISP untuk koneksi internet karena mendukung login dan pelacakan pengguna.

Multicast VLAN

Multicast VLAN memungkinkan satu VLAN mendistribusikan data ke banyak penerima tanpa membanjiri jaringan. Digunakan dalam layanan seperti IPTV agar efisien dalam pengiriman data ke banyak klien.

Keamanan Internet

Firewall

Firewall adalah sistem keamanan jaringan yang memantau dan mengontrol lalu lintas data masuk dan keluar berdasarkan aturan tertentu. Firewall dapat berupa perangkat keras atau perangkat lunak. Tujuannya adalah untuk mencegah akses tidak sah ke atau dari jaringan pribadi.

Antivirus

Antivirus adalah perangkat lunak yang dirancang untuk mendeteksi, mencegah, dan menghapus perangkat lunak berbahaya (malware) dari komputer. Antivirus bekerja dengan memindai file dan aktivitas sistem untuk menemukan ancaman.

Malware

Malware (malicious software) adalah perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk merusak, mengakses, atau mencuri data dari sistem tanpa izin. Contoh: virus, worm, trojan, ransomware, dan spyware.

Phishing

Phishing adalah teknik penipuan melalui email, pesan, atau situs palsu untuk mencuri informasi pribadi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data login. Biasanya menyamar sebagai institusi resmi.

SSL/TLS (Secure Sockets Layer / Transport Layer Security)

Secure Sockets Layer / Transport Layer Security (SSL / TLS) adalah protokol enkripsi yang digunakan untuk mengamankan komunikasi di internet, terutama pada Website. Situs dengan HTTPS menggunakan SSL/TLS untuk melindungi data pengguna.

HTTPS (HyperText Transfer Protocol Secure)

HyperText Transfer Protocol Secure (HTTPS) adalah versi aman dari HTTP. Menggunakan SSL/TLS untuk mengenkripsi data antara Browser dan server, sehingga informasi sensitif tidak mudah disadap oleh pihak ketiga.

VPN (Virtual Private Network)

Virtual Private Network (VPN) adalah layanan yang mengenkripsi lalu lintas internet dan menyembunyikan alamat IP pengguna, sehingga dapat mengakses jaringan secara aman dan anonim, terutama saat menggunakan jaringan publik.

2FA (Two-Factor Authentication)

Two-Factor Authentication (2FA) adalah metode keamanan tambahan di mana pengguna harus memberikan dua bukti identitas saat login, biasanya berupa kata sandi dan kode OTP (One Time Password). Tujuannya untuk mencegah akses tidak sah meski kata sandi diketahui.

Brute Force Attack

Brute Force Attack adalah metode peretasan di mana penyerang mencoba semua kemungkinan kombinasi kata sandi hingga berhasil login. Biasanya dilakukan dengan bantuan perangkat lunak otomatis.

DDoS (Distributed Denial of Service)

Distributed Denial of Service (DDoS) adalah serangan yang membanjiri server dengan lalu lintas data dari banyak sumber, membuat layanan menjadi lambat atau tidak dapat diakses. Tujuannya adalah untuk mengganggu operasional situs atau layanan online.

Proxy Server

Proxy Server bertindak sebagai perantara antara klien dan server tujuan. Digunakan untuk menyembunyikan identitas pengguna, menyaring konten, dan meningkatkan performa dengan cache.

Wireless dan Infrastruktur Jaringan

Wi-Fi

Wi-Fi adalah teknologi nirkabel yang memungkinkan perangkat terhubung ke internet tanpa kabel. Menggunakan frekuensi radio 2,4 GHz dan 5 GHz. Banyak digunakan di rumah, kantor, dan area publik.

SSID (Service Set Identifier)

Service Set Identifier (SSID) adalah nama unik dari jaringan Wi-Fi yang digunakan untuk mengidentifikasi jaringan tertentu ketika pengguna ingin terhubung. SSID bisa disembunyikan untuk menambah lapisan keamanan.

Bandwidth

Bandwidth adalah kapasitas maksimum data yang dapat dikirimkan melalui koneksi jaringan dalam periode waktu tertentu, biasanya diukur dalam Mbps atau Gbps. Bandwidth tinggi memungkinkan transfer data lebih cepat.

Latency

Latency adalah waktu yang dibutuhkan data untuk berpindah dari sumber ke tujuan, diukur dalam milidetik (ms). Latency rendah penting untuk aplikasi real-time seperti video call atau gaming online.

Packet Loss

Packet Loss terjadi ketika satu atau lebih paket data gagal mencapai tujuan. Hal ini bisa disebabkan oleh gangguan jaringan, kepadatan trafik, atau kesalahan perangkat keras. Packet loss mengganggu performa koneksi.

Ping

Ping adalah alat untuk mengukur waktu respon antara perangkat dan server. Hasil ping menunjukkan apakah koneksi stabil dan berapa milidetik dibutuhkan untuk satu paket data bolak-balik.

Komentar

No Komentar Yet.

Login

Login dengan Akun Anda.

Lanjutkan dengan Google

atau, Lanjutkan dengan

Bagikan